Menteri Dalam Negeri punya versi yang mencakup Ketum PBNU dan Menag, yaitu bahwa konflik Sampang adalah "bukan konflik agama" (antara pengikut Syi'ah dan Sunni) tetapi "murni kriminal plus masalah keluarga." Sayangnya Mendagri tidak memberi penjelasan kenapa urusan kriminal murni (yg saya juga tdk jelas apa maksudnya) dan keluarga, bisa menyeret ribuan orang menyerang ratusan orang. Statemen Mendagri ini sama saja dg mengatakan bahwa Perang Dunia I bukan perang antar-negara-2 tetapi soal kasus pembunuhan yg melibatkan Kapten Dreyfus. Mendagri gagal melihat konteks makro spt yg dilaporkan Komnas HAM dan lagi-2 mereduksi masalah yg sangat serius menjadi sepele.
Selanjutnya baca tautan ini:
0 comments:
Post a Comment